Puro Pakualaman Yogyakarta Gelar Pentas Seni Rakyat Sebulan Dua Kali

Setiap hari Minggu pekan ke-2 dan ke-4 dalam sebulan, di halaman Sewandanan Puro Pakualaman Yogyakarta, yang berlokasi di Jalan Sultan Agung, selalu digelar kesenian rakyat, pada pukul 14.00—17.00 WIB.

Atraksi sembur api dari mulut

Atraksi sembur api dari mulut

Berbagai seni tradisi rakyat Yogyakarta dipentaskan di tempat ini. Selain untuk menghibur masyarakat Yogyakarta dan para wisatawan asing dan Nusantara, pentas ini untuk mengenal kembali kesenian rakyat yang telah terpinggirkan dan sangat jarang dikenal oleh masyarakatnya. Selain itu, pentas ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat, betapa sangat beragamnya kesenian rakyat yang lahir dari rakyat, yang berakar dari akar budaya lokal.

Pentas seni tradisi rakyat di tempat itu setiap dua minggu sekali berganti-ganti, antara lain anggruk, jathilan, reyog, dolalak, dan krumpyung. Salah satu penampilan yang fenomenal dan disukai oleh masyarakat adalah kesenian jathilan, seperti yang ditampilkan pada Minggu, 25 Mei 2014.

Pasukan penari kuda lumping

Pasukan penari kuda lumping

Pada hari itu tampil dua grup, yaitu grup seni jathilan Siwi Karti Budaya yang berasal dari Kulonprogo, dan Turonggo Putri Sekar Arum, yang berasal dari Karang Tengah Wonosari Gunungkidul DIY. Setiap grup tampil dari kelompok musik, penari, pawang, dan tim pendukung.

Setiap grup menampilkan atraksi-atraksi yang mengandung unsur magis, seperti makan kaca semprong, makan gabah, bermain api, dan menyebur api dari mulut. Atraksi itu ditampilkan saat para pemain “ndadi”, artinya sedang on atau sedang kerasukan. Untuk kembali normal, biasanya mereka dibantu oleh pawang untuk memulihkan kesadarannya. Atraksi berbau magis ini amat digemari penonton.

Pemain yang kesurupan disadarkan oleh pawang

Pemain yang kesurupan disadarkan oleh pawang

Selain atraksi-atraksi tersebut, grup jathilan itu juga menampilkan tari-tarian yang diiringi dengan gamelan dan syair-syair Jawa, seperti Prau Layar, Sewu Kutha, Parangtritis, dan lainnya. Para penari biasanya menggunakan kuda kepang, sebagai pelengkap tariannya. Sebenarnya seni tradisi jathilan ini menggambarkan kisah prajurit yang sedang berlatih perang dan diambil dari cerita Panji, sebuah kisah yang berasal dari kerajaan sebelum Majapahit di Jawa Timur.

Pergelaran kesenian tradisi yang rutin diselenggarakan di Sewandanan Puro Pakualaman tersebut merupakan bagian perwujudkan dari keistimewaan Yogyakarta di bidang kebudayaan. Panggung tersebut juga diharapkan menjadi sarana untuk mengaktualkan kembali seni tradisi yang terpinggirkan.

Para penari melakukan persiapan sebelum tampil  di Alun-alun Puro Pakualaman Yogyakarta

Para penari melakukan persiapan sebelum tampil
di Alun-alun Puro Pakualaman Yogyakarta

Bersumber dari : Tembi Rumah Budaya

Kerapu Bakar Di Surabaya

Seperti halnya di Yogyakarta, di Surabaya ada banyak tempat untuk makan. Bermacam jenis warung atau restoran dan ada banyak pilihan kuliner. Ada tempat makan, yang setidaknya targetnya anak-anak muda dan keluarga, namun ada juga jenis warung untuk segala umur, atau tidak memiliki target khusus.

‘Kuliner Tembi’ yang kebetulan sedang di Surabaya menyempatkan mampir di tempat makan, yang dikenal dengan nama ‘D’Cost seafood’. Memasuki ruang makan ini, suasana bersih segera bisa terlihat. Lampunya terang dan meja serta kursi berjajar. Di dalam ruang makan ini, terlihat anak-anak muda sedang menikmati makanan dan ada yang menunggu pesanan. Selain anak-anak muda, tampak keluarga muda menjadi tamu ‘D’Cost’. Agaknya, target dari rumah makan ini adalah anak-anak muda dan keluarga muda.

“Bapak hendak pesan apa? “ tanya salah seorang pelayan mendekati, masih nampak muda.

Setelah melihat list menu, ‘kuliner Tembi’ memesan dua jenis kuliner yang berbeda, ialah Kerapu bakar dan sayur kacang tempe beserta minuman juice sirsak. Seorang pelayan mencatat pesanan tidak dengan kertas, melainkan dengan alat digital, sehingga pesanan langsung terkirim di dua tempat, yakni di kitchen dan di kasir. Dua tempat berbeda itu dengan sendirinya memiliki data dari pemesan. Tak sampai 15 menit pesanan segera datang.

Pilihan menunya memang bermacam-macam, ada udang bakar madu. Ada juga nasi goreng, bakmi goreng, aneka sambal, patin bakar dan pilihan ikan sejenis. Menunya memang tidak spesifik, karena di restoran lain tersedia pula menu yang sama. Demikian jenis minuman, di restoran dan warung-warung lainnnya tersedia. Barangkali yang membedakan hanyalah digitalisasi pesanan. Selain itu, sebagai warung anak-anak muda, tempatnya bersih dan memberi kesan cerah. Apalagi kursi dan meja makannya juga menambah suasana ruang makan menjadi tambah nyaman menikmati menu di D’Cost.

Kerapu bakarnya enak untuk dinikmati Dagingnya empuk dan rasa manis cukup dominan. Pesanan lain berupa sayur kacang yang dimasak dengan tempe yang sudah diiris-iris laikmya dimasak sebagai oseng-oseng tempe. Gurih dan pedas bercampur menjadi satu, sehingga terasa enak mentikmati menu di D’ Cost.

Di restoran ini, ‘Kuliner Tembi’ ditemani seorang teman yang tinggal di Surabaya dan sudah berulangkali makan di D’Cost. Dia mengkisahkan, mengenai harga teh panas yang murah, karena segelas teh manis hanya Rp 250, adalah upaya promosi. Karena biasanya, di warung-warung, satu gelas teh atau es teh seharga Rp 2000 atau Rp 2.500. Memberi harga segelas teh dengan harga Rp 250, orang sudah bisa saling cerita bahwa warung di D’Cost tidak terlalu mahal. Apalagi, satu piring nasi seharga Rp 1000 sekenyangnya. Karena kalau nambah nasi tinggal ambil sendiri.

Ruangannya bersih, tertata rapi. Membuat orang yang datang merasakan nyaman. Setelah selesai makan masih bisa berbincang dengan agak lama. Tidak perlu tergesa untuk pergi. Ruang makannya cukup luas. Untuk rombongan, misalnya 10-20 orang masih bisa muat dan tetap bisa menikmati dengan santai.

Untuk melayani konsumen, ruang makan yang bersih memang penting. Karena suasana bersih dan ditambah tata lampu menyala terang, orang akan mersa enak menikmati menu. Makan dalam kondisi ruang makan bersih, membuat perut menjadi tidak pernah merasa kenyang. Pada kali lain, jika ada waktu, kita bisa kembali menikmati menu makan di D’Cost.

Bersumber dari : Tembi Rumah Budaya

Batu yang Berbicara Versi Sri Maryanto

Karya Sri Maryanto, “Berlian”

Karya Sri Maryanto, “Berlian”

Sebanyak 58 buah karya seni grafis yang menggunakan teknik lithografi karya Sri Maryanto, pegrafis Indonesia kelahiran 13 Mei 1976 yang sedang menyelesaikan studinya di Akademie der bildenden Kunste, Munich Jerman, digelar di Bentara Budaya Jakarta pada hari Kamis 28 Agustus 2014.

Kumpulan karya Sri Maryanto

Kumpulan karya Sri Maryanto

Karya yang dipertunjukkan diumpamakan sebagai sebuah catatan untuk tetap mengingat tentang segelintir pengalaman hidup sang pengrafis, juga tentang refleksi pemikirannya yang diharapkan dapat “berbicara” kepada penikmat seni.

Sri mengungkapkan bahwa lithografi adalah teknik yang merupakan cikal bakal dunia percetakan modern dan cukup sulit karena menggunakan batu sebagai medium cetaknya. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau bahkan lebih, arus besar seni rupa di Indonesia tidak terdengar ada pameran karya-karya yang menggunakan teknik lithografi.

Sri Maryanto

Sri Maryanto

Menurut Sri Maryanto hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan, alat dan material bahkan sumber daya senimannya sendiri. Karena sampai saat ini teknik lithografi di Tanah Air hanya terdapat di kampus Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung. Beruntunglah Sri bisa meneruskan keinginannya untuk lebih mempelajari teknik tersebut di Jerman karena selama kuliah di ISI Yogyakarta, hanya teori yang ia dapatkan.

Tayangan video tentang proses Sri berkarya dengan teknik lithografi

Tayangan video tentang proses Sri berkarya dengan teknik lithografi

Pameran malam itu juga diiringi oleh alunan biola lembut dari Marcella. Para pegunjung juga mendapat sajian visual berupa video pembuatan beberapa karya Sri Maryanto untuk menunjukkan bahwa kompleksitas proses berkarya lithografi sangat menyenangkan seperti proses belajar yang tidak ada habisnya.

Bersumber dari : Tembi Rumah Budaya

Ayam Goreng Sentolo dan Es Adhem Ayem yang Sensasional

Bosan menyantap kuliner yang itu-itu saja ? Jangan khawatir, Warung Dhahar Pulo Segaran terus merilis kuliner-kuliner baru. Untuk bulan Agustus 2014 ini WD Pulo Segaran merilis menu promo berbahan baku ayam kampung yang dinamakan “Ayam Goreng Sentolo”. Sedangkan untuk minumannya dinamakan “Es Adhem Ayem”.

Ayam Goreng Sentolo, siap memanjakan lidah

Ayam Goreng Sentolo, siap memanjakan lidah

Dari namanya jelas pesan yang dikandungnya, yakni nuansa pedesaan. Sentolo adalah sebuah kota kecamatan di Kabupaten Kulonprogo. Di tempat inilah leluhur dari pemilik WD Pulo Segaran pernah tinggal. Namanya diterakan pada kuliner tersebut sebagai bentuk kenang-kenangan.

Ayam Goreng Sentolo adalah ayam goreng kampung yang berasal dari ayam muda (kemanggang). Jadi, dijamin dagingnya empuk dan belum “sepa” (hilang rasa khas daging ayam gurih-manis) seperti yang terjadi pada daging ayam tua. Nah, ayam kemanggang ini kemudian diungkeb (dimasak lama dan tertutup) dengan sekian bumbu rempah sehingga bumbu tersebut benar-benar meresap ke serat daging.

Ayam yang diungkeb ini kemudian digoreng dengan waktu yang cepat sehingga tekstur daging dan kulit ayam tidak mengeras seperti ayam goreng pada umumnya. Jadi, Ayam Goreng Sentolo ini memang khas empuknya. Terkesan cukup garing namun tetap empuk. Selain itu rasa dari sekian rempah yang digunakan meng-ungkeb demikian terasa. Sensasi rasa yang kaya segera menyergap lidah begitu mencabik daging dan mulai mengunyahnya.

Kelengkapan dari Ayam Goreng Sentolo ala WD Pulso Segaran Tembi Rumah Budaya ini adalah sambal ijo yang tidak kalah hebat rasaya. Sambal ijo ini memang sengaja ditampilkan demikian dengan bahan baku cabai hijau segar. Warna hijaunya alami dan sangat memikat selera. Pedas yang ditimbulkannya tidak serta merta membakar lidah dan memerihkan dinding usus. Bolehlah rasa pedas sambal ijo ini disebut sebagai pedas yang sedikit kalem. Perpaduan cabikan Ayam Goreng Sentolo dan cocolan sambal ijonya dijamin nagih di lidah. Tentu, kelengkapan lalapan sebagai penyegar dan kemantapan bersantap Ayam GorengSentolo tidak kami lupakan.

Es Adhem Ayem, bikin adem dan  ayem: klenyer-klenyer nyess !

Es Adhem Ayem, bikin adem dan
ayem: klenyer-klenyer nyess !

Bersantap Ayam Goreng Sentolo akan semakin lengkap jika ditemani Es Adhem Ayem. Es ini memang menimbulkan rasa adem sekaligus ayem (tenteram). Cincau (camcau) hijau yang menjadi andalan es ini dipadu sangat kompak dengan sirup, perasan air jeruk nipis segar, sprite, dan sentuhan samar-samar garam. Rasanya memang cukup luar biasa. Demikian pun aromanya. Sulit menggambarkan sensasi rasa dan aroma dari minuman yang tampak sederhana namun berasa juara ini.

WD Pulo Segaran mematok harga Rp 21.600 untuk seporsi Ayam Goreng Sentolo dan Rp 6.300 untuk Es Adhem Ayem. Harga yang sangat pantas untuk sebuah menu yang luar biasa.

Bersumber dari : Tembi Rumah Budaya

Riwayat KH Ahmad Dahlan Mengisi Museum Yogyakarta

Sekolah Muhammadiyah di Kotagede Yogyakarta,

Sekolah Muhammadiyah di Kotagede Yogyakarta,

KH Ahmad Dahlan adalah salah satu putra asli Yogyakarta yang mendapatkan gelar pahlawan nasional dari pemerintah RI pada tahun 1961, dengan Surat Keputusan Presiden No 657. Ia adalah pahlawan nasional ke-3 dari daerah DI Yogyakarta, setelah Ki Hadjar Dewantara atau Suwardi Suryaningrat (1959) dan Suryopranoto (1959). Kedua yang disebut terakhir adalah tokoh penting yang berasal dari trah Dinasti Mataram Islam, khususnya dari Kadipaten Puro Pakualaman Yogyakarta.

Relief berdirinya Organisasi Muhammadiyah di Museum Perjuangan Yogyakarta

Relief berdirinya Organisasi Muhammadiyah
di Museum Perjuangan Yogyakarta

KH Ahmad Dahlan dengan nama kecil Muhammad Darwisy memperoleh gelar pahlawan nasional karena jasanya mendirikan organisasi Muhammadiyah pada 18 November 1912 dan sekaligus pelopor kebangkitan umat Islam di Indonesia. Organisasi tersebut berusaha keras mereformasi (tajdid) atau upaya mengadakan pembaharuan pengamalan kehidupan Islam di Indonesia, yang ingin dikembalikan kepada kemurnian sumber aslinya (Al Quran dan As-Sunnah). Sementara organisasi Muhammadiyah ini sendiri bergerak di bidang sosial, dakwah agama, pendidikan, dan kebangkitan kaum wanita (Aisyiyah).

 

Patung KH Ahmad Dahlan koleksi Museum Perjuangan Yogyakarta

Patung KH Ahmad Dahlan koleksi
Museum Perjuangan Yogyakarta

Lalu, pendirian cabang Muhammadiyah baru dikabulkan oleh pemerintah Belanda pada 16 Agustus 1920 dengan diterbitkannya Besluit No 40. Setahun berikutnya, pada tanggal 2 September 1921, pengajuan cabang Muhammadiyah di seluruh Nusantara baru disetujui pemerintahan yang sama dengan dikeluarkannya Besluit No 3.

Pada perkembangan dewasa ini, wilayah Muhammadiyah sudah menyebar ke Nusantara dan termasuk salah satu organisasi masyarakat yang terbesar, di samping Nahdlatul Ulama (NU). Demikian pula cakupan kegiatan juga sudah sangat kompleks, mulai dari pendidikan SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, rumah sakit, panti asuhan, dan sebagainya. Saat ini, kantor pusat Muhammadiyah berada di Yogyakarta.

 

Kongres Muhammadiyah di Yogyakarta Tahun 1912, minirama Koleksi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta

Kongres Muhammadiyah di Yogyakarta Tahun 1912, minirama
Koleksi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta

Itulah sebabnya, karena KH Ahmad Dahlan sangat berjasa bagi bangsa Indonesia dan sekaligus seorang tokoh yang ikut dalam pergerakan nasional, maka kisah pribadinya dan organisasinya diabadikan di berbagai museum sejarah perjuangan bangsa yang ada di Indonesia maupun di DIY. Dua kesejarahannya di antaranya diabadikan di Museum Benteng Vredeburg dan Museum Perjuangan, dalam bentuk relief, patung, buku, dan minirama visual (diorama).

Bersumber dari : Tembi Rumah Budaya

Orang terpendek ada di Filipina

Organisasi pencatat rekor dunia ( Guinness World Records) telah menyatakan bahwa  seorang pria asal Filipina yang memiliki tinggi 59.93cm sebagai pria terpendek di dunia.

Junrey Balawing yang berasal dari Mindanao mendapatkan sertifikat pengkauan sebagai pria terpendek di dunia dari lembaga itu saat merayakan ulang tahunnya yang ke-18.

Orang tua Balawing di sela-sela penyerahan sertifikat tersebut mengatakan pertumbuhan anaknya terhenti saat dia berusia dua tahun.

Aktivitas Junrey Balawing sendiri cukup terbatas karena kelainan yang dideritanya mengakibatkan dia sulit berdiri dan berjalan.

Namun warga di sekitar lingkungannya cukup membantu dan melindungi Junrey.

Orang tua Junrey Balawing juga mengatakan dokter tidak bisa memberi penjelasan mengenai penyebab berhentinya pertumbuhan Junrey.

Kelainan fisik ini memang hanya terjadi pada Junrey sementara ketiga saudara kandungnya dapat tumbuh normal.

Tinggi Junrey adalah 7 cm lebih pendek dari pemegang rekor sebelumnya, Khagendra Thapa Magar, yang berasal dari Nepal.

“Secara resmi dia adalah pria terpendek di dunia,” kata perwakilan Guinness World Records, Craig Glenday didepan saudara dan kawan Junrey sedang bergembira merayakan perayaan pesta ulang tahun di tempat kediamananya di Sindangan, Mindanao, Filipina Selatan.

Seperti diukutip dari AFP sejumlah simpatisan termasuk politisi memberikan hadiah uang kepada Junrey yang rencanannya akan digunakan untuk menambah tabungan keluarganya.

(bbc/bbc)

Bersumber dari : new.detik.com

Ingin Langgeng, Pasangan Ini Menikah Ulang 15 Kali

Jakarta – Ada berbagai cara untuk mempertahankan sebuah pernikahan. Pasangan asal California, AS ini punya trik yang unik. Mereka menikah ulang sebanyak 15 kali.

Ide untuk menikah ulang tersebut tercetus setelah Susan dan suaminya Evan Money menikah pada Juli 1997 lalu. Setelah pernikahannya, Susan berpikir berapa lama masa-masa bahagia bulan madu ini bisa bertahan. Dia juga bertanya-tanya, apakah dia dan suaminya bisa mempertahankan kemesraan di antara mereka.

“Kami berdua telah melihat keluarga dan pernikahan yang berantakan di sekeliling kami. Kami tentu tidak mau hal itu terjadi. Kami ingin pernikahan ini selamanya dan ingin memastikan kami berdua bahagia di dalamnya,” jelas Susan.

Pasangan Susan dan Evan kemudian melalui pesta ulang tahun pertama pernikahan mereka di Prancis. Saat itu, tidak ada hal romantis yang mereka berusaha lakukan. Namun dalam suatu momen, saat keduanya berada di Gardens of Versailles, keduanya secara spontan memperbaharui janji pernikahan mereka. Pada momen tersebut, mereka juga berjanji untuk menikah ulang setiap tahun di lokasi berbeda.

Kini sudah lebih dari satu dekade keduanya hidup berumah tangga dan telah menikah ulang 15 kali. Evan, 41 tahun dan Susan 39 tahun, mengaku mereka selalu dimabuk cinta.

“Aku tidak pernah berpikir aku akan selalu merasa bahagia seperti ketika aku menikah. Tapi ternyata dari 15 pernikahan yang aku lakukan, kebahagiaan yang aku rasakan sama bahkan lebih,” ujar Susan.

Susan dan Evan menikah ulang di berbagai tempat. Mulai dari airport, pantai, hotel, peternakan, kincir angin hingga di atas balon udara, keduanya mencoba melakukan pernikahan tersebut semenyenangkan mungkin. Pasangan bahagia itu juga sudah menikah ulang di lima gereja berbeda dan dengan 11 pendeta yang memimpin upacara pernikahan tersebut.

Ketika pernikahan mereka sudah memasuki 10 tahun, Evan dan Susan menikah lagi di gereja tempat pertama kali dulu mengikat janji sehidup semati. Keduanya membuat pernikahan tersebut lebih meriah ketimbang yang pertama, dengan kehadiran 125 tamu dan tiga anak mereka.

“Itu adalah pesta terbesar yang kami buat dan kami butuh enam bulan untuk mempersiapkannya. Biayanya sama seperti pernikahan sungguhan,” kisah Evan yang menggeluti dunia bisnis.

“Tapi bukan kemewahan atau pamer betapa bahagianya kami. Kami hanya ingin berbagi kebahagaiaan pernikahan kami dengan teman-teman,” tambahnya.

Pada 2012 ini, usia pernikahan Susan dan Evan adalah 16 tahun. Mereka berencana memperbaharui janji pernikahan mereka di saat istirahat pertandingan football.

Susan dan Evan sadar langkah yang mereka lakukan untuk mempertahankan pernikahan mereka membutuhkan biaya yang tidak sedikit. “Kami mungkin telah menghabiskan £ 75.000 untuk semua pernikahan kami. Tapi sebagian besar memang juga sekalian kami berlibur. Lagipula semuanya bukan soal berapa jumlah uangnya. Tapi soal bagaimana kami berusaha sekreatif mungkin dalam urusan menunjukkan cinta kami,” urai Evan.

(eny/eny)

Bersumber dari : Eny Kartikawati – wolipop

5 Permintaan Terpopuler Sebelum Orang Mati

Jakarta, Andaikan masih ada sisa waktu beberapa saat sebelum meninggal, tiap orang pasti punya permintaan terakhir. Berdasarkan survei di rumah sakit, keinginan terakhir yang paling sering diminta oleh pasien sekarat adalah bertemu hewan piaraan.

Survei tersebut dilakukan bukan pada pasiennya, melainkan pada para pekerja di sebuah perusahaan jasa bernama Help the Hospice. Perusahaan ini menyediakan layanan bagi para pasien sekarat untuk mewujudkan apapun yang menjadi keinginan terakhirnya.

Berdasarkan pengakuan para petugas yang disurvei, 60 persen klien atau pasiennya meminta dipertemukan dengan hewan piaraan yang sangat disayangi misalnya kucing atau anjing. Dari jenis permintaan lainnya, bertemu hewan piaraan paling banyak diminta oleh pasien sekarat.

Menghabiskan waktu dengan orang yang dicintai bahkan hanya menduduki peringkat kedua dengan 57 persen, sedangkan keinginan untuk hura-hura hanya 50 persen. Padahal ketika pasien itu meninggal, yang sangat berduka tentunya adalah teman-teman dan orang terkasih, bukan malah hewan piaraan.

Selengkapnya daftar 5 keinginan atau permintaan terakhir yang paling banyak disampaikan oleh pasien sekarat adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (11/10/2011):

1. Bertemu dengan binatang piaraan (60 persen)
2. Melakukan sesuatu yang romantis seperti kencan atau menikah (57 persen)
3. Pesta (50 persen)
4. Pergi ke tempat yang belum pernah dikunjungi (41 persen)
5. Mencicipi minuman kesukaan untuk terakhir kali (23 persen).

Sebagai penyedia jasa untuk memenuhi permintaan terakhir pasien yang sekarat, Help the Hospice sering menerima permintaan yang aneh-aneh. Misalnya ada pasien muda yang sangat ingin memiliki monyet sebelum meninggal, hingga menikahkan sepasang kekasih yang sama-sama sedang sekarat.

“Bagi orang yang sedang berhadapan dengan akhir kehidupan, hal-hal sepele bisa memberikan perbedaan yang sangat besar misalnya minum-minum bersama teman, menghadri pesta ulang tahun kerabat atau sekedar bertemu hewan piaraan,” ungkap Heather Richardson, salah satu pengurus Help the Hospice.

Keinginan terakhir pada setiap orang tentu berbeda-beda, ada yang sederhana dan ada juga yang susah diwujudkan. Seorang aktris dan presenter asal Kanada, Lynda Bellingham (63 tahun) misalnya, punya 5 keinginan sekaligus yang ingin diwujudkan sebelum meninggal.

“Sebelum mati, aku ingin dapat Oscar, menulis buku bestseller, membelikan anak-anakku rumah, mengajak suamiku keliling dunia hingga ajal menjemput dan yang terakhir menggelar pesta besar dengan orang-orang terdekat lalu mengatakan pada masing-masing dari mereka betapa aku sangat mencintai mereka,” kata Bellingham.

(up/ir)

Bersumber dari : AN Uyung Pramudiarja – detikHealth

Kulit Bocah Ini Hampir Mengelupas Gara-gara Obat Penurun Demam

Jakarta, Tahun lalu, sejumlah pakar dari Inggris sepakat menyatakan ibuprofen sebagai obat yang lebih efektif menurunkan demam pada anak ketimbang paracetamol. Tapi tak disangka bocah laki-laki asal Inggris ini justru terkena sialnya.

Sekitar bulan September, Calvin Lock yang berasal dari Littleport, Cambridge ini diberi salah satu jenis ibuprofen dengan merk dagang Nurofen for Children oleh ibunya untuk mengobati flu yang dialaminya.

Malang bagi Calvin, lima hari kemudian ia terbangun di pagi hari dan mendapati telinganya terasa seperti terbakar dan muncul ruam di muka dan perutnya.

Padahal ayah Calvin, Robyn Moult mengaku ini pertama kalinya sang buah hati mengonsumsi obat ini, itupun karena sang ibulah yang memberikan obat itu kepada Calvin, tepatnya pada tanggal 21 September.

Awalnya ruam yang dialami Calvin dikatakan oleh tim dokter dari Addenbrooke’s Hospital, Cambridge sebagai cacar air.

Namun pada kunjungan kedua, tahu-tahu Calvin didiagnosis menderita Stevens-Johnson Syndrome (SJS), reaksi alergi pada kulit yang parah dan langka akibat penggunaan obat tertentu.

Tak lama setelah itu kondisi Calvin juga memburuk dan akhirnya ia harus diopname ke ICU selama tiga hari.

Bahkan ketika Calvin dipindahkan ke unit luka bakar di Broomfield Hospital, Chelmsford, Essex, tim dokter mendiagnosis Calvin mengalami Toxic Epidermal Necrolysis Syndrome (Tens), bentuk lain dari SJS namun lebih parah.

Parahnya, menurut sang ibu, 65 persen kulit dan rambut yang ada di tubuh Calvin mengelupas dan hilang.

Beruntung setelah dioperasi, kondisinya membaik dan Calvin akhirnya bisa makan dan berjalan lagi. Kini Calvin pun telah kembali ke rumah meski tetap menjalani pengobatan.

“Tampaknya seseorang telah memukuli saya dan membuang saya dari jendela karena wajah saya penuh bekas luka. Tapi saya bahagia karena masih bisa hidup dan berkumpul bersama keluarga lagi,” tandas Calvin seperti dikutip dari BBC, Senin (5/11/2012).

Ibu Calvin juga mengira putranya akan meninggal.

“Saya seperti baru saja menonton film horor. Melihat kulitnya mengelupas rasanya seperti mimpi buruk,” katanya.

Menurut dokter yang menangani Calvin, Profesor Naguib Ed-Muttard dari Broomfield Hospital, kasus SJS dan Tens bisa dikatakan sangat jarang terjadi atau hanya ada dua dari tiga kasus untuk setiap jutaan orang di Eropa.

Direktur medis dari Nurofen for Children Inggris, Dr. Aomesh Bhatt juga mengungkapkan, “Kami terpukul mendengar kasus ini dan kami langsung menghubungi keluarga penderita untuk memastikan rincian lengkap dari kasus ini.”

Lewat pernyataannya, produsen juga menambahkan bahwa reaksi alergi kulit akibat penggunaan ibuprofen dan obat pereda nyeri untuk anak-anak lainnya sebenarnya sangatlah jarang terjadi.

Kalaupun terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, produsen telah mewanti-wanti agar penggunaan obat ini dihentikan dan penderita diminta segera menemui dokter jika gejala-gejala yang serupa dengan kasus Calvin muncul.
(vta/vta)

Bersumber dari : Rahma Lillahi Sativa – detikHealth

7 Hal Paling Buruk Yang Ada di Muka Bumi

1. Luwak Madu : Binatang Paling Buruk

Luwak Madu yang biasanya ditemukan di Afrika dan Asia Barat serta Selatan telah masuk dalam Guinness Book of Records dengan gelar “makhluk yang paling tidak mengenal rasa takut”. Hewan ini (yang terlihat imut) akan menyerang hampir apapun dan ia cukup pintar untuk mengetahui kelemahan lawannya. Misalnya, ketika berhadapan dengan manusia laki-laki, ia akan menyerang buah pelernya. Dia juga salah satu dari beberapa hewan yang menggunakan alat – misalnya menggunakan batang kayu sebagai tangga. Luwak yang sangat suka madu ini sering mengabaikan keselamatannya ketika masuk ke sarang lebah, suatu hal yang seringkali mengantarkannya ke kematian. Luwak madu dapat membunuh buaya, dan pembunuh ular yang sangat efisien. Hanya diperlukan 15 menit untuk memakan ular yang panjangnya 1,5 meter. Keganasan binatang ini sudah terkenal di alam dan bahkan leopard atau singapun tidak akan berusaha untuk membunuhnya.

2. Nyamuk : Serangga Paling Buruk

Tidak salah lagi bahwa nyamuk telah menjadi serangga yang terburuk di dunia. Pada malam hari saat kita berbaring di tempat tidur, kita dapat mendengar mereka mendengung tetapi kita tidak dapat melihat mereka – dan kemudian pagi harinya banyak bilur muncul di badan kita. Selain itu dia juga merupakan serangga yang paling maut di dunia karena menyebarkan malaria dan demam berdarah, faktanya setengah populasi manusia yang telah meninggal, meninggal karena hal ini.

3. Insomnia Turunan Yang Fatal : Gejala penyakit yang Paling Buruk

Insomnia turunan adalah suatu penyakit hanya ditemukan di 28 keluarga di seluruh dunia. Penyakit ini mencegah anda dari tidur dan tidak ada obat yang tersedia yang dapat membantu Anda. Bila penyakit mulai menyerang, penderita tidak akan bisa tidur malam selama 7-36 bulan sampai akhirnya mati. Tahapan penyakitnya adalah sebagai berikut: Penderita mengalami tingkat insomnia, menyebabkan panik, paranoia, dan phobia. Tahap ini berlangsung selama sekitar empat bulan. Halusinasi dan panik terjadi terus selama sekitar lima bulan. Ketidakmampuan untuk tidur diikuti dengan cepat oleh kehilangan berat badan. Hal ini berlangsung selama sekitar tiga bulan. Pasien menjadi bisu atau tidak responsif selama enam bulan. Ini adalah perkembangan terakhir dari penyakit, dan kemudian pasien akan mati.

4. Semut Peluru : Gigitan yang Paling Buruk

Semut peluru memiliki peringkat gigitan yang paling menyakitkan di dunia karena sakitnya seperti terkena tembakan, yang dapat dijelaskan sebagai berikut: “gelombang rasa sakit seperti terbakar selama hingga 24 jam”. Semut ini ditemukan di selatan Nikaragua sampai ke Paraguay. Seperti semut lainnya, mereka hidup dalam koloni besar yang biasanya terletak di bagian pangkal pohon. Semut ini digunakan dalam sebuah upacara ritual untuk anak laki-laki di Satere-Mawe suku Brasil. Anak laki-laki memakai sarung tangan dengan ratusan Semut – mereka harus menderita gigitan selama 10 menit dan mereka harus melakukan ritual ini beberapa kali. Lengan anak laki-laki yang menlakukan ritual ini biasanya lumpuh sementara akibat racun dan tubuh mereka bisa menggigil selama beberapa hari.

5. Salvinia Molesta : Ganggang Paling Buruk

Dikenal juga sebagai ganggang kariba, Salvinia Molesta merupakan tanaman paku air dari Brasil. Tanaman ini mengapung di atas air dan berkembang biak dua kali lipat dalam beberapa hari saja. Dan akhirnya semua permukaan danau akan tertutupi oleh tanaman ini yang mempunyai ketinggian sampai 24 inci. Hal yang sangat mengganggu adalah tanaman ini menghalangi sinar matahari masuk ke dalam air, yang pada akhirnya membuat binatang dan tanaman lain menjadi mati. Hal yang lebih buruk lagi, Kita tidak dapat membunuh tanaman ini. Jika Kita menghancurkannya menjadi bagian-bagian kecil, masing-masing bagian akan tumbuh sebuah tanaman baru. Di Amerika Serikat upaya2 telah dilakukan untuk menyingkirkan tanaman ini dengan menggunakan crane, tetapi selalu ada sebagian kecil tanaman yang terjatuh kembali ke air dan akhirnya tumbuh lagi. Tanaman ini sekarang dapat ditemukan di seluruh dunia dan menyebabkan kerusakan di mana-mana ia berada.

6. Bunga Bangkai : Bunga berbau Paling Buruk

Tanaman ini banyak didapatkan di hutan-hutan di daerah Sumatera. Bunganya yang cuma satu di setiap tanaman dikenal menghasilkan bau yang menyerupai bau mayat yang membusuk. Warnanya mirip dengan daging yang membusuk untuk mengelabui serangga agar terperangkap dan di dalamnya untuk kemudian dicerna sebagai makanan. Ujung bunga mempunyai temperatur yang sama dengan temperatur badan manusia, hal yang sama yang digunakan untuk mengelabui mangsanya dan juga membantu untuk menyebarkan bau busuk yang menarik perhatian mangsanya.

7. Laba-laba Pengembara Brazil : Laba-laba Terburuk

Laba-laba berukuran besar ini mempunyai gigitan mematikan yang paling menyakitkan dan kematian yang diakibatkan gigitan Laba-Laba ini mencapai tingkat tertinggi di dunia Laba-Laba.

Bersumber dari : uniqpost.com